Perubahan



                Malam berkabut penuh dilemma, hujan turun hentakkan bumi. Terkisahlah seorang Ratu yang bijaksana, terlalu bahagia meski negaranya kacau balau. Suatu hari, disaat sang Ratu telah gundah gulana akan keadaan negaranya, diperintahkanlah seorang Prabu untuk berkelana ke Negara tetangga mencarikan seseorang yang bernama “Linggar”. Dalam perjalanan menuju ke negara tetangga tersebut, Prabu itu, yang bernama “Andes” menemui beberapa hamabatan dan gangguan, misalnya saja terjebak hujan disertai badai selama beberapa hari, terserang penyakit kulit dan dikejar oleh hewan liar. Namun, Prabu tersebut tetap tegar dan menghadapi semuanya dengan penuh kesabaran. Hingga pada akhirnya sampaillah Prabu itu di negara tetangga. Alangkah bahagianya Prabu tersebut apalagi ketika ia berhasil bertemu dengan Linggar, orang yang dicari. Namun, saat bertemu dengan orang yang bernama Linggar, Prabu Andes kaget, karena ternyata Linggar adalah seorang Pangeran yang bijaksana dan tampan. Linggar memimpin negaranya dengan penuh pengertian dan keramahan. “Sungguh amat sangat berbeda dengan keadaan di negaraku”  Batin Prabu Andes.
                Prabu Andes menceritakan segala yang terjadi kepada Linggar dengan cermat, hingga Prabu Andes tertangis-tangis saking sedihnya. Maka, pergilah Linggar menemui Ratu dan berpesan kepadanya bahwa “seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu mengatakan, ‘Maaf, jika bersalah; ‘Tolong, jika akan meminta bantuan; dan ‘Terimakasih, jika telah dibantu oleh orang lain”.
                Dari perkataan Linggar tersebut, Ratu akhirnya menyadari bahwa diam tanpa melakukan apapun adalah salah. Kemudian, ratu bersama-sama dengan Prabu Andes mengembangkan dan membangkitkan kembali negara mereka yang terus terpuruk karna hantaman bencana. Dan mulai mempercayai seluruh bawahannya dalam mengarahkan kebangkitan negeri serta kerajaannya.




Hikmah:
                Bahwa, seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memimpin segalanya dengan cermat menggunakan 3 buah kata; maaf, tolong dan terimakasih. Sehingga orang yang kita pautkan merasa dihargai. Dan seorang pemimpin yang baik adalah orang yang mengerti dan melindungi rakyatnya. Bukan malah berleha-leha seperti halnya sang Ratu dalam cerita ini.

Komentar

Postingan Populer